LABUHA-pm.com, Puluhan tempat hiburan malam semakin menjamur di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara.

Terbaru, Cafe Fortune milik Ko Hin, Bungalow 03 kepunyaan Tiong San dan Cafe Modiv juga beraktivitas.

Tempat hiburan malam ini diketahui menyediakan wanita pemandu lagu dengan jumlah banyak. Hal tersebut luput dari peran pemerintah daerah menjalankan fungsi kontrol,dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Halsel.

Lemahnya kontrol dinas terkait dikhawatirkan para pemandu lagu terindikasi penyakit menular. Mengingat setiap saat para pemandu lagu bekerja bergonta ganti melayani pengunjung.

Data yang diterima dari Dinas Kesehatan Provinsi Muluku Utara tercatat sebanyak 436 kasus penyakit menular, tersebar di 10 kabupaten/kota, diantaranya Halasel dengan koleksi 30 orang sepanjang 2023.

Informasi diterima media ini menyebutkan, Dinkes Halsel pada Sabtu, 25 Mei 2024 malam, didampingi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan razia gabungan sekaligus pemeriksaan kesehatan terhadap sejumlah pekerja malam, yakni di Caffe Hox, Bungalow 02 dan Bungalow 03.

Terdapat 43 pemandu lagu tersebar di tiga tempat hiburan malam tersebut. Rinciannya 27 pekerja Caffe Hox, 9 di Bungalow 02 dan 7 orang dari Bungalow 03.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Halsel, Naim membenarkan pemeriksaan kesehatan sejumlah pekerja caffe tersebut.

Namun, dirinya mengaku belum mengetahui pasti terkait data pemeriksaan, dikarenakan tidak ikut dalam razia tersebut.

“Iya benar ada razia, hanya saya-red tidak karena sakit. Untuk hasil pemeriksaan akan dilaporkan secara tertulis,” ujar Naim yang dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (27/5/2024).

Sementara, Kepala Dinkes Halsel, Asia Hasjim ketika disambangi, dirinya enggan mau menemui para awak media.

Terpisah, management tiga tempat hiburan malam dikonfirmasi membenarkan pemeriksaan para pekerja (pemandu lagu).Meski begitu hasil pemeriksaan juga belum diketahui mereka.