poskomalut, Kapolres Halmahera Timur, AKBP B. Kusuma Ardiansyah pimpin apel gelar pasukan operasi Kepolisian terpusat (Ketupat) 2026.
Kegiatan tersebut, dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Apel juga diikuti unsur TNI, instansi pemerintah daerah, serta berbagai stakeholder terkait yang terlibat dalam pengamanan perayaan lebaran.
Dalam amanatnya, Kapolres Halmahera Timur menyampaikan, apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana.
Sekaligus sebagai wujud komitmen serta sinergitas lintas sektoral dalam menyukseskan Operasi Ketupat 2026.
Sebanyak 100 personel Polres Halmahera Timur terlibat dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Ratusan personel terdiri dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah BNPB, BMKG, Basarnas, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP serta instansi terkait lainnya.
Polres Haltim juga menyiapkan sembilan pos pengamanan, lima pengamanan (Pos Pam), tiga pelayanan (Pos Yan) serta satu pos terpadu, akan difokuskan sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat.
Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari. Mulai 13-25 Maret 2026.
“Sasaran Operasi Ketupat 2026 difokuskan pada berbagai objek vital dan tempat keramaian, seperti masjid, lokasi pelaksanaan shalat Idulfitri, objek wisata, pasar, terminal, pelabuhan, serta bandara,” kata Kapolres Kamis, (12/3/2026).
Kapolres juga tekankan pentingnya mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas selama periode lebaran, seperti kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar, serta perkelahian antar kelompok.
‘Oleh karena itu, seluruh personel diminta untuk meningkatkan patroli rutin di titik-titik rawan,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan